Rabu, 28 Agustus 2013

Wisata Murah di Bangkok

paket tour bangkok
Ketika Anda mengemudi melalui pegunungan di suatu tempat, dan Anda Paket Tour Bangkok melihat mobil diparkir setengah jalan dan cowok bersandar ke kiri untuk menghindari cabang dengan kamera pemberontak 2000 dalam tindakan fokus, Anda sudah bertemu saya. Saya melakukan ini karena, bagi saya, perjalanan tidak memenuhi kecuali jika saya telah diawetkan keindahan untuk anak cucu. Saya ingin berbagi beberapa teknik yang membuat fotografi yang indah seperti artform indah - sederhana, namun elegan.

Pertama, peralatan. Seperti halnya kamera sekali pakai murahan mengundang, mendapatkan nyata. Kamera ini memiliki lensa fisheye yang saya sebut "spam" lensa. Mereka menjejalkan segala sesuatu dalam, dengan keburaman yang sama dan mengganggap. Baik foto tajam, kecuali Anda menggunakan kabur untuk efek artistik. Tajam berasal dari lensa yang disesuaikan. Dapat lensa Paket Tour Bangkok tetap atau zoom, tapi itu harus fokus khusus untuk setiap gambar. Lensa tetap membatasi gambar yang indah, di mana untuk membingkai ditembak Anda mungkin perlu untuk bergerak jarak jauh. Bayangkan menggunakan lensa tetap pada monumen Washington, ketika Anda setengah blok! Zoom mendapatkan suara saya, meskipun mereka sering tidak memiliki sebagai aperture lebar, yang membatasi kemampuan mereka dalam situasi cahaya rendah.

Praktis berbicara, SLR adalah yang terbaik yang mutlak. Mereka ringan, dan dapat digunakan dengan kualitas terbaik lensa. Film SLRs cenderung menjadi lebih murah, tetapi memiliki keterbatasan film, berarti Anda harus mendapatkannya dikembangkan dan sebagainya. SLR digital Paket Tour Bangkok adalah sangat mahal, jadi untuk anggaran sadar baik pergi dengan sebuah film SLR atau kamera digital dasar berkualitas tinggi. Dengan digital, resolusi juga merupakan faktor penting, begitu melihat spesifikasi sebelum Anda membeli.

Sabtu, 05 Januari 2013

APARAT atau KEPARAT? (Intermezzzzoo)

Hari ini saya pergi ke sebuah café untuk makan malam. Kafe ini tidak terlalu besar, kursi bedekatan, tapi makanannya enak. Nah, persis di tempat duduk di belakang saya & suami, ada seorang pria dan wanita, prianya merokok. Karena suami saya punya penyakit sesak nafas, maka DENGAN SENYUM dia minta pada pria ini untuk mematikan rokoknya, karena asapnya mengarah ke mana-mana.

dan… DIA pun MENOLAK. :-) 

menolaknya dengan sikap agak kasar, padahal suami saya minta dengan sangat sopan dan bahkan DENGAN SENYUM. Akhirnya, daripada dia kena sesak nafas, suami saya mengalah untuk pergi ke luar café sambil nunggu menu yang sudah dipesan. 

Sekitar 10 menit kemudian suami saya masuk lagi, tahu apa yang terjadi? Saat suami saya masuk, bermaksud untuk duduk kembali, si pria yg merokok ini tiba-tiba berdiri, dia membuka jaketnya, dan mendorong dada suami saya beberapa kali, dan mendorong ‘muka’ suami sambil bilang “Belagu kau, nyuruh orang berhenti merokok, kamu berani sama saya? Sini kamu!! Kamu tahu SAYA APARAT POLISI!”

Selain mendorong suami saya beberapa kali, pria yang “memiliki jabatan” ini juga menendang kaki suami saya. Sementara suami saya tidak melawan sedikitpun. Karena dia tidak mengerti bahasa Indonesia, dia tidak tau kenapa pria ini tiba-tiba marah-marah tak karuan dan ngajak berantem? 

Pria ini ditarik istrinya dan pemilik café, dan tentu saja semua orang di Café pada melihat, terlebih waktu laki-laki itu saya teriakin “Suami saya hanya minta Anda berhenti merokok dengan sopan, kenapa Anda harus MUKUL & NENDANG ORANG HANYA KARENA ANDA POLISI??” 

Buat Bapak KAPOLRI (Mudah2an beliau baca statusku ya! *ngarep!)… Saya ingin curhat pada Anda, sebagai warga Negara Indonesia saya sangat menyesalkan masih ada APARAT KEAMANAN yang menyalahgunakan ‘jabatannya’ untuk sekedar memperlihatkan kalau dia Jagoan Neon! 

Suerr, nggak mutu!!